Tuesday, January 24, 2012 | 5:42 PM | posted by tiR shabrina

Interkoneksi jaringan antara ATM Mandiri dengan BCA per 16 Januari 2012.
Untuk semua nasabah Bank Mandiri yang memiliki kartu ATM Mandiri dan nasabah BCA yang memiliki kartu ATM BCA.
Jadi, semua nasabah yg memiliki kartu ATM Mandiri dpt melakukan transaksi di ATM BCA (cek saldo,tarik tunai dan transfer), begitupula sebaliknya.

Produk : Semua jenis kartu ATM Mandiri (silver,gold,platinum,platinum khusus,dan prioritas) kecuali ATM Tabunganku
Periode : Dimulai sejak 16 Januari 2012 (saat ini disemua ATM Tunai telah terimplementasi dan bertahap diimplementasikan di ATM Non Tunai)

Biaya :
Cek saldo : Rp. 3.000
Tarik tunai : Rp. 5.000
Transfer : Rp. 5.000
Maksimum jumlah transfer perhari : Rp. 25 juta

Kode Bank :
  • Bank Mandiri : 008
  • BCA : 014

Berlaku secara Nasional


35 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  | 8:49 AM | posted by tiR shabrina


Dear Tokyo,

Tema #30harimenulissuratcinta hari ini adalah 'kota' dan entah mengapa yang terlintas di otakku adalah namamu. Aneh kan, padahal aku belum pernah mengunjungimu sebelumnya. Aku hanya mengenalmu lewat pelajaran IPS saat aku duduk di bangku SD. "Aku ibukota negara Matahari Terbit Jepang", begitu katamu waktu itu. Kemudian Nobita, Detektif Conan, dan Chibi Maruko-chan membuatku semakin mengenalmu. Aku semakin terhipnotis oleh keramahanmu, kekuatanmu, kemajuan teknologimu, dan juga keindahanmu ketika melihatmu muncul di berita-berita televisi, drama yang kutonton, juga novel-novel romantis yang kubaca. Kamu semakin menarik bagiku. Sampai suatu saat aku bertemu dengan seseorang yang sering menceritakanmu, berharap suatu saat nanti dia ada di tanahmu. Sejak saat itu namamu selalu melekat di kepalaku dan membentuk apa yang disebut dengan 'mimpi'.
Ya, akhirnya aku memipikanmu. :face57:

Kamu ingin tau bagaimana mimpiku tentangmu? Tentu saja aku akan menceritakannya padamu.
Semuanya dimulai dengan sebuah kalimat 'suatu saat nanti'.
Suatu saat nanti aku bersama suamiku (nanti) akan menetap sementara di Tokyo karena urusan pekerjaan. Dia seorang programmer sedangkan aku seorang penulis. Kami tinggal di sebuah apartment mungil yang nyaman, memiliki jendela besar dan balkon yang menghadap ke arah timur. Suamiku (nanti) akan bekerja di salah satu perusahaan video game. Setiap hari aku akan menyiapkan bento untuknya. Selama dia di kantor aku menyelesaikan naskah di apartment atau sesekali menulis di kedai kopi. :face54:

Pada akhir pekan aku dan dia akan mengunjungi tempat-tempat eksotis milikmu. Kami akan makan sushi di pusat perbelanjaan Ginza, bermain-main di Tokyo Disneyland, melihat kehidupanmu dan kesibukanmu dari teropong di Tokyo Tower, menikmat cosplay di Harajuku Street, makan dan minum seperti pilot Gundam di Gundam Cafe - Akihabara, melihat pertandingan gulat sumo di Ryogoku Kokugikan, menikmati pertunjukan Kabuki, dan lain sebagainya. Ya, kami akan mengecap segala keunikan dan keindahan yang kamu suguhkan.
Oh ya, kudengar bahan makanan laut dan sayuran yang kau miliki sangat segar dan berkualitas ya? Aku pasti akan sering bereksperimen memasak aneka menu khas jepang dan juga seafood :p

Hal lain yang tidak luput dari khayalanku adalah tentang salju, sakura, kimono dan yukata, serta pemandangan musim gugur milikmu. Sama halnya dengan kota yang ada di negara dengan empat musim, pada musim dingin tanahmu akan menjadi putih bersih tertutup salju. Pasti aku dan dia akan menghabiskan waktu di apartment dengan duduk di bawah meja pemanas (kotatsu) dan sambil makan mie ramen. Jika kami keluar, kami akan memakai baju musim dingin dengan syal yang bertumpuk. Di jalanan akan dipenuhi boneka salju dan tawa anak-anak yang sedang main perang salju. Ketika musim semi datang, mataharimu akan memancarkan sinar emas kehangatan dan pohon sakuramu berbunga. Aku dan Tuan Programmerku akan pergi ke Shinjuku Park melihat pohon yang penuh dengan bunga berwarna pink itu (perayaan hanami). Ketika musim panas kami akan pergi ke festival musim panas. Kami mengenakan yukata dan sandal kayu kemudian melihat pesta kembang api yang megah dan cantik di atas Sungai Sumida. Dan yang terakhir adalah musim gugur. Dari dulu sampai sekarang aku ingin melihat pohon momiji yang berubah warna menjadi warna merah, kuning keemasan, dan coklat itu berguguran. Kami akan piknik di bawahnya, meminum sake dan menikmati bento yang dibawa dari rumah.

Itulah mimpiku yang sampai saat ini kujaga di dalam kepalaku. Mimpi tentang 'suatu saat nanti'.
Aaah, membayangkannya saja membuat aku tersenyum. Semoga kamu juga menyukainya.blogger-emoticon.blogspot.com


Dear Tokyo,
Kata orang, mimpi itu adalah bagian dari doa. Aku berharap 'suatu saat nanti' yang kuceritakan tadi benar-benar terjadi.
Aku akan bertemu denganmu. Menjadi bagianmu.
Jadi, siapkan tempat untukku dan Tuan Programmerku ya, Tokyo. :face52:


Sampai jumpa,
Tiara:n:


Labels: , ,

9 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Monday, January 23, 2012 | 9:56 AM | posted by tiR shabrina


Dear Apriyani @siNengApril,

Mungkin kamu segan membaca surat ini, kamu menjadi apatis dan berpikir bahwa semua yang menyebut namamu di internet selalu memakimu.
Aku tidak akan menghakimimu di sini. Biar itu tetap menjadi pekerjaan Tuhan saja.
Sekali lagi, ini adalah surat cinta, jadi aku tidak akan menebar kata-kata kasar di surat ini .Jadi tolong baca surat ini sampai habis ya.

Sebelumnya aku tidak pernah mengenalmu dan tentu saja kamu juga tidak kenal aku.
Yang aku tau tentangmu hanya bahwa kamu adalah seorang perempuan tambun 29 tahun pengendara Xenia maut yang menewaskan sembilan orang di Tugu Tani pada hari Minggu menjelang tengah malam.
Yang aku tau tentangmu adalah bahwa kamu adalah orang yang mengendarai mobil 100 km/jam dalam keadaan mabuk, sehabis pesta shabu, tanpa membawa SIM, STNK dan.. . otak!
Oups, maaf. Bukan maksudku mulai memojokkanmu dan mengecammu di sini. Toh, pengguna media lain telah melalukannya sejak kemarin, dan kamu sudah begitu tersiksa karenanya. Semoga.

Di surat ini aku hanya ingin bilang terima kasih.
Di luar pandanganku tentang kamu Si Pembunuh, aku benar-benar ingin berterima kasih.
Aku sebagai pengendara di jalan juga sering merasa kantuk tetapi tetap memaksa untuk tetap mengendarai motor, padahal itu tindakan berbahaya. Bisa saja aku tanpa sadar tancap gas dan menabrak orang yang sedang berjalan atau merusakkan inventaris kota.
Aku sebagai pejalan juga sering lalai dalam berlalulintas, sering menyebrang jalan sembarangan, sering bercanda di pinggir jalan dan lain sebagainya. Bisa saja karena tindakanku aku menjadi celaka sendiri atau mencelakai orang lain.
Bisa saja kan. Semuanya bisa saja terjadi di jalanan.
Pristiwa kemarin sudah mengingatkan aku tentang sifat 'tidak adil' dari jalanan.
Ketika kita waspada, kita juga harus siap atas ketidak waspadaan orang lain karena belum tentu mereka juga waspada.
Aku tidak ingin menjadi sepertimu, atau seperti orang-orang yang mati di tanganmu. Karena itu aku tidak akan meremehkan jalanan lagi.

Oke, begitu saja ya. Aku tidak ingin terlihat sok kenal kepadamu. Surat ini juga tidak perlu dibalas kok, makanya aku tidak menyertakan perangko balasan :p
Selamat menjalani sisa hidupmu yang entah bagaimana kelanjutannya itu.


Salam,
Aku.

Labels: , , ,

3 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Sunday, January 22, 2012 | 2:46 AM | posted by tiR shabrina


Teruntuk kedua musimku,
Berna dan Gita

Hei, apa kabar? Kagetkah mendapat surat ini? Pasti dong! *maksablogger-emoticon.blogspot.com
Seperti biasa, aktivitas 'membereskan kamar' selalu menjadi 'time travel' untukku. Kali ini aku menemukan buku harian yang kutulis pada saat SMA di antara tumpukan buku. Ternyata dulu aku menulis banyak hal tentang kalian. Winter dan Summer, begitulah aku menamai kalian :)

Jangan pernah bertanya darimana asal-usul nama itu, karena aku juga tidak tau apa jawabannya. Jangan pernah juga bertanya siapakah si Winter dan siapakah si Summer, karena.. .masa kalian tidak tau?
Apa perlu kuberi tau bahwa Berna yang periang, hangat, dan kadang berlebihan itu adalah Summer? Kurasa tidak perlu.
Apa perlu kuberi tau kalau Gita yang tomboy, dingin, dan cuek bukan kepalang itu adalah Winter? Kurasa tidak perlu.
Tidak perlu. Kurasa tidak perlu. Karena kalian sudah tau. :face52:


Dear Winter and Summer,
Ingatkah, kapan terakhir kali kita bertemu?
Kalau tidak salah saat kita baru saja menjadi mahasiswa. Gita menjemput aku dan Berna di kampus untuk makan malam di kedai Cak Noor. Saat itu pertama kalinya aku melihat Gita dalam pakaian yang menyerupai wanita sehingga harus menerima cibiran sepanjang sore. Hahaha, ingat kan? Sudah lama sekali, ya. Bahkan mungkin lebih lama dari pada umur musim kita. Setelah itu, kabar hanya disampaikan oleh media. Satu per satu dari kita mulai disibukkan dengan musim-musim kita. Kita mulai sibuk dengan urusan perkuliahan, pekerjaan, organisasi, dan percintaan.
Jujur, aku rindu menghabiskan waktu bersama kalian walau hanya sekedar duduk-duduk. Mengobrol tentang apapun.

Mau berjanji? Kalau ada waktu senggang lekas kasih kabar, siapa tau mesin waktu sudah tidak rusak dan kita bisa segera bertemu dalam waktu yang sama dengan suhu yang berbeda :)


Sincerely,
Autumn:n:


Labels: ,

3 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Thursday, January 19, 2012 | 8:04 AM | posted by tiR shabrina


Selamat pagi lelakiku,

Ini surat cinta pertamaku untukmu. Tau nggak kenapa aku bilang pertama? Karena aku yakin, meski tanpa aku rencanakan akan ada surat kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya untukmu. Mau bagaimana lagi, lelakiku kan cuma satu :p
Sejujurnya aku bingung, apa yang harus kutuliskan di sini karena aku nggak pandai mencipta kata-kata cinta. Kamu tau? Aku kan pemalu :face54: *halah
Apalagi nantinya surat ini akan dibaca oleh Tukang Pos --yang lebih seperti ahli sastra daripada tukang pos itu. Aish, aku pasti malu.

Begini saja, karena ini adalah surat cinta aku akan membicarakan cinta.
Membicarakan cinta bagiku sama saja dengan membicarakan kamu dan juga cintamu.

Kamu tau, Bagiku cintamu itu sederhana. Sama sederhana seperti saat kamu membuatku tersenyum hanya karena melihat caramu menyetrika kemeja. Atau sesederhana saat kamu membuatku nyaman hanya dengan duduk bersama, selonjoran, memainkan jemari kaki, membagi lelah dalam diam.
Ya, cintamu itu sederhana, sesederhana saat tiba-tiba saja aku menjadi hapal gerak-gerik kebiasaanmu, gemeletuk gigimu saat tertidur, dan takaran gula untuk tehmu. Atau saat kamu membuatku tertawa hanya karena mendengar kamu tertawa. Atau sesederhana saat kamu membuatku merasa penting hanya karena ucapan "Hati-hati" ketika aku akan pergi.

Cintamu itu sederhana. Namun sanggup menghadirkan angkasa dan menjadi satu-satunya rumah saat aku ingin pulang.
Karena kesederhanaannya tulus dan tanpa syarat. Karena kesederhanaannya jujur dan tanpa tetapi.
Itulah cintamu. Cinta yang membuat aku mencintaimu. blogger-emoticon.blogspot.com
Dan terimakasih untuk genggaman tanganmu sampai hari ini. Jangan menjadi orang lain, tetaplah menjadi kamu sampai nanti yang tanpa akhir. Soalnya, kalau kamu berubah, aku harus mencintai cinta milik siapa, dong? Hehe :D

Woo, suratnya udahan dulu deh sebelum aku semakin bingung karena tersipu. Haha :")
Lagipula aku tidak ingin terlambat bertemu denganmu pagi ini.
Sampai ketemu beberapa menit lagi.



Aku,
Perempuanmu:n:


Labels: ,

0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Wednesday, January 18, 2012 | 3:33 PM | posted by tiR shabrina


Kepada adik kecilku, M. Razif Shidiq.

"Enak aja 'adik kecil'!", mungkin itu gerutumu ketika membaca surat ini. Kemudian protes berlanjut pada penjelasanmu tentang umurmu yang bertambah pada hari ini. Haha, maaf deh, tapi bagiku kamu tetap adik kecilku. Mungkin karena kita jarang bertemu--biasanya hanya dua kali waktu dalam setahun, aku jadi sering salah mengingat umurmu. Seperti hari ini, memoriku menyimpan wujudmu sebagai anak kecil bau kencur memakai seragam merah-putih lengkap dengan topinya. Nggak nyangka kalau sekarang anak kecil bau kencur itu sudah memakai seragam yang berbeda warna, sudah tumbuh menjadi anak belasan tahun, memasuki pintu remaja, dan sudah mulai berani mencoba parfum dan mengubah gaya rambut pula.

Jangan-jangan kamu juga nggak nyangka akan menerima surat ini. Sebenernya judul surat ini adalah surat cinta. Aiiih, aneh ya, padahal dari dulu kita tidak pernah akur, selalu berantem dan beragumen. Kamu dan kakakmu yang lain selalu bersekongkol melawan aku, membuat aku kalah. Tapi ketika kalian kalah dan menangis, aku yang dimarahi Bunda. Haaah, begitulah menjadi anak pertama, selalu menjadi yang bertanggung jawab blogger-emoticon.blogspot.com
Ingatan tentang hal itu sekarang malah membuatku tertawa geli karena rindu. Aku rindu bercanda bersama kalian lagi bahkan aku rindu saat-saat berantemnya juga. Mengakulah, kalau kamu juga sama sepertiku. Dari sini aku sering mendengar Bunda bercerita kalau kamu kadang suka menanyakan kami, kakak-kakakmu. Bertanya "Kapan Mbak Yaya pulang?" atau "Kenapa Mas Iki nggak jadi pulang?" dan sebagainya. Nah, ketahuan kan? Hancur sudah gengsimu itu:face54:
Maka kukumpulkan dan kuselipkan beragam bentuk kata rindu dalam amplop surat cinta hari ini. Khusus untukmu, sebagai hadiah ulang tahunmu


adik kecilku,
Bagaimana hari ulang tahunmu? Masihkah ayah suka mengajak 'Si Ulang Tahun' dan anggota keluarga yang lain makan-makan syukuran di restoran favorit kita seperti dulu? Jika iya, aku iri. Tentu saja karena aku tidak ikut serta. Tapi, pasti sepi rasanya makan-makan tanpa Kakakmu ini, kan? :p
Makanya, doakan agar aku cepet sarjana, berkerja dan punya uang yang banyaaaaaak, sehingga kita bisa tinggal satu kota lagi, satu rumah lagi. Merayakan ulang tahun bersama lagi.
Dan kamu, juga harus berusaha di sana. Harus menjadi 'anak tunggal sementara' yang patuh pada Ayah Bunda, kalo disuruh makan sayur jangan ngeyel. Harus jadi anak laki-laki yang mandiri dan nggak cengeng. Harus rajin belajar, berprestasi di sekolah, dan ekskul kamu. Jadi, nanti ketika kita berkumpul lagi, kita bisa menikmati segala usaha kita bersama.


adik kecilku,
Sampai di sini dulu suratnya. Kalau terlalu panjang nanti malah nggak kamu baca. Salam buat Ayah dan Bunda.
Sekali lagi, Selamat ulang tahun, adik kecil! Selamat dewasa dan menjadi orang besar! :face64:



Peluk,
Kakak besarmu (?), Yaya



NB: Jangan keseringan main game online! Inget!



Labels: ,

0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  | 9:46 AM | posted by tiR shabrina

(source: daily animals)


THEY ARE SOOOO ASDFGHJKLAFKJHSDFJKG >_<
gimme one, pleasssseee!!!
щ(ºДºщ)

0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Tuesday, January 17, 2012 | 10:27 PM | posted by tiR shabrina



hei, perempuan yang tercipta dari bir,
begitulah kamu meng-claim dirimu. siapa yang bisa menyangkal? tidak ada. karena memang itulah kamu.
sama seperti bir, gelitik katamu menurunkan kesadaran, setiap yang terbaca menghipnotis dalam-dalam.
sama seperti bir, rasa frasamu membuat candu, sebanyak apapun yang telah kuteguk masih saja aku merasa haus.
sama seperti bir, bulir puisimu mencipta hangat, walaupun kadang biru warnanya.

hei, perempuan yang tercipta dari bir,
aku hanya satu dari delapan ribu dua ratus tiga puluh dua orang yang mengencani tiap hurufmu di lini-masa. aku menyukaimu, mencintai tiap spasimu sejak pandangan pertama.:face57:
menyukai kata-kata biusmu, yang sederhana tapi lincah, yang selalu melahirkan gumaman "eh kok, bener loh!" atau "damn, its true!"
menyukai ceracau lugasmu yang kau anggap itu dungu, yang kamu sampaikan secara jujur dan berani. hingga membuatku iri.
menyukai ide-ide serumu, mencoba berpikir dengan cara pikirmu.
sampai saat ini, kuketikkan surat cinta ini, aku berharap suatu saat nanti aku bisa melahirkan kata-kata semahir dirimu.
dan aku akan membawa serta warna lain.
tentu saja bukan oranye, karena itu kamu :)
tunggu ya, perempuan yang tercipta dari bir,



tertanda,
pengagum segelas kecil celotehmu:n:



Labels: , ,

0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  | 10:22 PM | posted by tiR shabrina

yaaah ketinggalan lagi :O
aku baru tau proyek ini versi 2 nya sudah dimulai lagi terhitung dari empat hari yang lalu. karena gemas, aku bertanya pada Pak Pos. kata Pak Pos, aku masih bisa ikut kalau aku mau.
jadi, kenapa tidak kita mulai saja sekarang! siapkan kertas, pena, amplop, dan jangan lupa perangkonya.
selamat menyurati cinta, Cinta!
:D

Labels:

0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Saturday, August 27, 2011 | 2:07 PM | posted by tiR shabrina

maybe our eyes need to be washed by our tears once in a while so that we can see life with a clearer view again.

Labels:

4 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Thursday, August 25, 2011 | 4:26 PM | posted by tiR shabrina

Hei, lagi ngapain? gimana keadaan kamu? gga kenapakenapa kan?
-- the I

DRAFT : hmm. kegiatan yang sama seperti kemaren dan kemarennya lagi. masih nungguin kalender Agustus ganti jadi September. masih pengen cepet ketemu. masih.. . kangen banget

SENT : hei, aku baikbaik aja, gga kenapakenapa. kamu juga kan? :)



gga perlu bilang kan, kamu juga pasti tau kok.
sampai ketemu, I

Labels: , ,

2 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  | 4:19 PM | posted by tiR shabrina



Labels: , ,

1 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Sunday, May 23, 2010 | 10:37 AM | posted by tiR shabrina

tadi pagi, tiR kemention RT-an eer sama seseorang,

eerfleury : Iyaaaa ih kenapa kenal ? RT @mamimumemoy: eh @akarserabut teh tiara yang dulu pernah di bali bkn?

akarserabut : @eerfleury lah? itu siapa er, mamimumemoy?

eerfleury : @akarserabut Teh molin itumah tir, sepupu er. dulu pernah di bali.

akarserabut : @eerfleury OH GOD!!!! ITU MOLIN TEMEN TIR MASA MASA SD DONG YAAAAAAA?!

haha, jadi ceritanya tiR dulu punya temen deket pas SD, pas tiR masih di Bali. gga satu sekolah sih, dia kan di bogor. cuma orangtuanya peneliti perikanan juga *iya gitu? lupa :p jadi ajaaaa dia suka main bareng anakanak perumahan. suka bareng tiR, Aji-nya Pa Tatam, Andre dll. pokonya dulu tiR suka banget deh main sama dia kalo dia lagi di perumahan.

nama temen tiR itu Molin. Siti Maulina.

udah lama banget deh kita gga kontakkontakan. ya dari zaman SD itu deh kayanya. eh, tibatiba pagi ini ketemu lagi garagara twitter.

seneeeengblogger-emoticon.blogspot.com dan ternyata, si Molin itu sodara sepupunya Eer, temen kuliahan tiR.


gga segitu aja ternyata. pas agak siangan, tiR dimention Puji (@pujialiyah), temen SMA tiR yang sekarang di IPB. dia nanya "tiR kenal sama Molin?"

ternyata Puji dan Molin temenan. temen kuliahan. udah gitu Eer sama Puji juga temenan karena dulunya satu SMP. mutermuter nyambung aja gitu.

wkwkwkwkwkwk~

kesimpulan :
Molin, temen kecil tiR, adalah sodara sepupunya Eer (temen kuliahan tiR) sekaligus temen kuliahan Puji (temen SMA tiR). Sementara Eer dan Puji dulunya satu SMP. Sekian dan terimakasih.




*eh? :face53:

Labels:

34 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Monday, May 3, 2010 | 3:40 PM | posted by tiR shabrina

lupa. bego.
gini deh kalo punya beberapa akun blog. lupa deh lagi login pake yang mana. tadi komen di blog temen harusnya pake yang ini malah pake yang itu. aaaaaaaargh padahal blog yang itu kan ceritanya jadi blog yang hanya untuk konsumsi pribadi.
berharap si temen gga sadar kayanya percuma deh, soalnya komen tadi itu 'tiR banget'. mana gga bisa diapus lagi kecuali sama yang dikomenin. ah, tamat aja deh ini mah


kayanya, tar penggunaan akun harus dijadwal deh biar gga lupa lagi. ah elah stres hhahaaaa





0 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Saturday, May 1, 2010 | 6:57 PM | posted by tiR shabrina

ngerasa gga sih, kalau akhir-akhir ini matahari berasa lebih garang? blogger-emoticon.blogspot.com siang jadi berlipat ganda panasnya udah berasa di sauna. pori-pori kebuka, mandi keringat. :face13:
bakal sehat sih emang, mengingat tiR udah jarang banget ngelakuin pekerjaan-pekerjaan berkeringat apalagi olahraga, tapi kan gga perlu tiap hari kaya gini. blogger-emoticon.blogspot.comhhahaha.

kalau kata temen-temen, ini gara-gara matahari lagi di posisi yang paling dekat dengan bumi. yah, nanti tiR cari infonya deh.

di samping itu, tiR suka banget suasana sore belakangan ini. matahari bulat berwarna oranye kemerahan. sinarnya jatuh menerpa beberapa orang di depan tiR memberi efek keemasan pada rambut dan mata mereka. awannya cool ngebentuk serat-serat tipis seperti kembang gula:face54:, ada yang diam, ada yang bergerak perlahan. dan yang paling tiR suka adalah ketika langit sore berwarna biru muda dan ungu, keduanya terpisah, tidak tercampur, dan itu keren banget, keliatan lezat seperti warna eskrim paddlep*p pelangi. :face26:
hhahaha udah lama banget tiR gga hadir di tengah-tengah panorama seperti ini.

tiR suka.

:face52:tiR suka berlama-lama di luar rumah ngehabisin waktu sore, entah harus sendiri atau bersama orang lain. kagum akan ciptaan Sang Maha Indah. bermain dengan pikiran sendiri. jika begini.. . jika begitu.. .

ah tiR suka.


blogger-emoticon.blogspot.com


:103::103::103::103::103::103::103:
ps; tibatiba udah malem aja. semuanya hilang. hhahaha Tuhan seperti sedang memberi pesan, "waktu itu berlalu dengan cepat, hambaKu":face57:



Labels: , ,

16 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
  Wednesday, April 7, 2010 | 2:40 PM | posted by tiR shabrina


Jatuh menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti '(terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dengan cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dalam gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah, dsb)'

tanya : kenapa deh tiR, tiba-tiba ngomongin masalah 'jatuh'?

tadi, tiR jatuh dooong di kampus, di deket saung. nyungsep aja gitu nyandung selokan. diliatin sama orang-orang. sakitnya sih gga seberapa ya, tapi malunya itu lho beeeeeh banget banget banget. secara di saung lagi rame banget, anak IKnya juga banyak. pengennya ya pas itu, TRIIING! menghilang aja gitu. ck :face16:
terus, pas pulang, di sekitar Logam, ada mobil ngerem mendadak, tiR ikutan ngerem sementara kaki kanan teh lagi gga bener abis jatuh, jadiii aja.. . jatuh lagi. komplit!:face59:

gga tau kenapa deh, tiR jadi sering banget jatuh akhir-akhir ini. gga di kampus gga di rumah gga di jalan pasti deh ada cerita kesandung, kepeleset, dan jatuh.
tiR pernah juga jatuh ke selokan antara gedung A dan gedung B yang deket atm. iya, masuk aja gitu ke selokannya . beruntung banget pas itu lagi sepi cuma ada tiR, si temen -yang baik banget ngebantuin tiR sambil ngetawain- , dan beberapa orang yang ngantri di depan atm. parah.

aduh. bawaan dari kecil kali ya?
soalnya kata si Ayah, dulu jatuh malah seperti hobi buat tiR. tiada hari tanpa jatuh.
kebayang, gga lucu aja gitu kalo ditanya orang,
orang : tiR, hobi kamu apa?
si tiR : jatuh.
orang : .. .:face61:
hhaha, mending gitu ya kalau misalnya keterampilan jatuh teh bisa nambah-nambahin isi kolom 'prestasi' di curiculum vitae, 'rekor jatuh di kampus sebanyak xxx kali' atau 'juara I lomba pose jatuh terindah' gitu. nah, ini kan malah engga.

ck, sekarang pertanyaannya, apa yang ngebuat tiR sering jatuh gini ya?:face14:
padahal seinget tiR, tiR kalo lagi jalan gga pernah deh pake acara ngelamun segala.

udah deh ah, mau belajar aljlin (aljabar linier) dulu buat UTS besok.
iyaaa, tiR udah di minggu-minggu UTS lagi nih.
semoga bisa melewatinya dengan baik, lebih baik dari semester lalu. amin.


selamat hari rabu.
selamat juga buat ahmed yang hari ini ulang tahun.

bye.
adios permios.
:116:


yampun, kalo dibaca lagi, postingan ini gga penting banget kan ya.
nanti deh, kita ngomongin 'jatuh' yang jauh lebih penting dari pada jatuh yang ini. okok
:face44::face44::face44:hhaha

Labels: , , ,

23 comments //Post a Comment


--- ----- -- --- ----- ---- - -- -- ---- -- - - --- -- - - - ---- -- -- ----- -- ------ - ---- ---- -- - ---
© www.akarserabut.com